My Journey

Pernah bercita-cita untuk menjadi seorang juruterbang wanita pertama Malaysia, tetapi sangat mencintai dan ingin mendalami ilmu biologi, namun telah dipanggil untuk menyahut cabaran dalam bidang seni bina walaubagaimanapun telah ditakdirkan menyambung kehidupan sebagai mahasiswi kejuruteraan elektrik-elektronik ketika ini. [3rd year survivor of electrical & electronic engineering student]

Heart of blog

Saturday, January 25, 2014

Only This will lead you to That

Salam n hai!

I know as a student we might through all the ups and downs in study life. Kadang2 kita happy, kadang2 rasa moody. Kadang2 stress, kadang2 best. But believe me, at one point of your life, you will look back at all those things you have been through, and all the 'kadang2' are the things that make your life is so meaningful. Regardless, either it's something you like it or not.

Kadang2 rasa macam "eh, betul ke ia pernah berlaku?"

aku ada satu pengalaman yang aku tak akan lupa sampai bila2 (insyaAllah). Pengalaman pahit. Tapi, jujurnya tanpa pengalaman itu barangkali aku mungkin tak jadi aku yang sekarang. Dan tanpa pengalaman itu juga, aku mungkin tak appreciate apa yang aku ada sekarang.

Maybe some of people might ask me, why you choose to be in Matrikulasi wheares you have another choices that are much better, nicer and proper than Matrik. "Orang kata kalau masuk matrik, kendian kantoi, kena start dari mula. Dahlah tak ada sijil. Sia2 je ko belajar 1 or 2 year(s)." Cliche statement you will be hearing among all the ex-students (if you are SPMier 13)

what I can say, things happen for reason(s). Before I made decision, I performed solat istikharah (is used to make any decisions not only for choosing your better half or else). I always asked Allah "Give what is best for me in the eye of Yours". So, this decision is what my heart lead to.

why 'yours'?
yup, sometimes we might think what we want is the thing that good enough for us. Occasionally, we forgot we are just weak humans being. We never know what's our future will be. Maybe, now it's good for us but later (?). yea. we never know, am I right? So, let put our trust fully-totally-completely to Allah and convince Allah will give the best among the best for us, yet, of course in the eye of Him. Because only He knows what's our future will be.

Okey, balik ke topik asal selepas dah menjela-jela berhujah. Hahaha. Im always like that, why aini?

After making decision to enroll Matrik, I prepared mentally, physically and emotionally and everything, and then, the day came.

Aku tak pernah tahu Kuala Pilah tu bandar yang kecik dan mempunyai jalan yang tak luas mana. Jadi, during that day, ada seorang Makcik tepi jalan yang tengah potong bunga a.k.a pekerja, dia cakap (while we were on the road and stucked in the most terrible jam)
"Setiap tahun sekali, Kuala Pilah ni akan jem segila ini"

bayangkan kami dari rumah pukul 8.30 pagi dan sampai kat pekan (belum matrik lagi) Kuala Pilah dah hampir ke pukul 1 petang. It supposely took 2 hours (at least) from my home to Matrik. Worse comes to worse when my deadline to register almost came to the end. (we were sort based on states, so I'm from selongor. Supposely, 10 am to 12 pm)

Jadi, bila kami dah sampai kat pekan (lebih sikit).Dengan jem tak surut-menyurut. Aku pun decided to walk because I saw some people (mereka2 yang macam aku) dah mula turung gelanggang untuk jalan kaki. Daaaaann, aku ingat memang dah dekat. Makanya aku pun jalan. Nanananan..lalalalala~~~

At last, hampir TIGA KILOMETER aku baru sampai ke pintu gerbang Matrik. Makaiiii!! Kalau fikirkan balik macam tak percaya gila. Aku jalan kaki? tiga kilometer?

Tapi seriously, satu baju aku lecun bermandikan peluh. Could you imagine, pukul 1 petang dengan cuaca yang masih terik lagi dengan baju kurung kasut kulit hitam bertumit sikit.. Sumpah sampai sekarang, aku tak percaya aku pernah berada di dalam situasi itu. (okey, aku dah ulang ayat ni buat kali kedua)

Penat giler, haus tambah lapar plus tak selesa dengan nak terkucil semua bercampur. Syukur ada adik lelaki yang sangat pemberi semangat. Dia yang teman aku dari jalan kaki sampai nak ke register semua bagai. And the FIRST thing yang aku belajar adalah BERDIKARI plus jangan putus asa.

Kalau ikutkan, memang time tu aku nak mengeluh tahap galaksi, give up dan tak nak move on sebab penat yang teramat, sakit hati semua campur. Tapi.....

rupanya pengalaman itu yang selalu menjadi penyebab aku terus bergerak dan bertahan untuk stay kat sini. Syukur sangat!

dan setiap kali kalau aku rasa down, that memory would be streaming back in my mind and make me stronger and standing up back.

aku selalu cakap kat diri aku "Tak akan aku nak berhenti sekarang after aku dah lalui kepayahan yang paling pahit dengan cemerlang. Tak ke sia2 kepenatan yang dahulu?" kaaannnn....


We always asked, "Why have I received only this?" But we didn't know, "'Only 'this' will lead you to That!

Yup, benar!
This hardship leads me to stay and complete my matriculation life succesfully.
InsyaAllah.

So, as for me,
Nak rasa lemah tak apa, tapi jangan pernah berhenti.
Kalau dah rasa tak ada harapan, cari aku.
Akan aku kenalkan kau pada Sang Pemberi Harapan,
Dia ada segalanya.

Okey, until then.
Me.
XOXO

2 comments:

Yusuf Ahmad said...

Saya juga penah masuk matrik, masuk u dan akhirnya withdraw. jika nak tau lebih lanjut jenguk2 la ke blog saya doknganga.blogspot.com

Anonymous said...

terima kasih kerana bagi semangat especially newbie, walaupun sikit tapi apa yg awak sampaikan tu priceless. chill :)